Header Ads


Teror Berdarah Hantam Prancis, 80 Orang Dilaporkan Tewas

Teror Berdarah Hantam Prancis 80 Orang Dilaporkan Tewas

Mancanegara, Paris - Teror berdarah kembali menghantam Prancis, di mana sebuah truk sarat dengan senjata dan granat menabrak kerumunan orang di Nice, Prancis selama perayaan Bastille Day. Kejaksaan setempat menyebut sekitar 80 orang tewas dalam serangan mengerikan ini.

Meski demikian, polisi seperti dilaporkan Reuters Jumat (15/7/2016) menyatakan korban tewas yang terdata sekitar 30 orang dan korban luka lebih dari 100 orang.

Media Prancis, BFM melaporkan bahwa pihak berwenang telah mengklasifikasikan insiden ini sebagai "serangan”. Sopir truk dilaporkan telah tewas.

”Ada orang-orang di dalam penuh darah, mungkin penuh luka,” kata seorang reporter untuk koran Nice Matin.

Menurut laporan saksi mata yang dikutip oleh BFM, sopir truk berteriak, takbir sebelum meluncurkan serangan. Namun, laporan saksi mata ini belum dikonfirmasi pihak kepolisian.

Beberapa warga yang berada di lokasi kejadian turut menyebarkan informasi serangan ini via Twitter. ”Saya di #Nice dan tidak dapat menggambarkan situasi menakutkan dan mengerikan. Mayat di mana-mana, orang tewas di depan mata saya,” tulis pengguna akun @CertTaxCoach.

Beberapa korban tewas rata-rata adalah orang-orang yang sedang menonton kembang api dari perayaan Bastille Day.

Pemimpin Provinsi Alpes Cote d'Azur, Christian Estrosi, mengatakan di Twitter bahwa puluhan orang yang tewas dalam insiden itu.

Sementara itu, Presiden Prancis, Francois Holland, dilaporkan sedang mengadakan pertemuan darurat di sebuah pusat krisis Kementerian Dalam Negeri.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.