Header Ads


Evaluasi Ganjil-Genap: Waktu Tempuh Lebih Cepat, Penumpang Bus TransJ Naik 30%

Evaluasi Ganjil-Genap: Waktu Tempuh Lebih Cepat, Penumpang Bus TransJ Naik 30%

Nasional, Jakarta - Dishub DKI dan Polda Metro Jaya melakukan evaluasi terkait kebijakan ganjil-genap di Jakarta. Hasilnya, waktu tempuh kendaraan lebih cepat, dan penumpang bus TransJakarta naik 30%.

"Pertama hasil tadi dilihat dari waktu tempuh, ada kecepatan kendaraan, dan ada volume, itu yang kami survei," ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Andri Yansyah di kantornya, Jalan Taman Jati Baru, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (25/8/2016).

Andri menyampaikan hal itu usai rapat evaluasi ganjil-genap di kantornya. Dalam rapat evaluasi, hadir pula Ditlantas Polda Metro Jaya yang diwakili Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro AKBP Budianto.

Evaluasi yang dilihat dari waktu tempuh, menunjukkan waktu tempuh rata-rata mengalami peningkatan kecepatan 19%, rata-rata waktu tempuh yang tadinya 18 menit kini menjadi 14 menit. Sedangkan rata-rata kecepatan kendaraan meningkat dari yang tadinya 24,6 km per jam, menjadi 28,19 km per jam.

"Untuk volume kendaraan, memang volume kendaraan ini fluktuatif. Kalau hasil survei kemarin terjadi penurunan sekitar 16%. Tapi baru dua minggu, itu hal biasalah," tutur Andri.

Kebijakan ini juga meningkatkan waktu tempuh angkutan umum bus TransJakarta. Menurut Andri, beberapa koridor sudah mengalami percepatan waktu tempuh.

"Beberapa koridor seperti Koridor 1 dari 4 menit menjadi 2 menit. Koridor 9 dari 8 menit menjadi 7 menit. Sedangkan Koridor 6, dari 10 menit jadi 8 menit," jelanya.

Di saat yang bersamaan, kebijakan ini membuat warga jadi beralih ke angkutan umum. Penumpang angkutan umum seperti bus TransJakarta mengalami peningkatan rata-rata 30%.

"Yang paling penting, Jumlah keterangkutan bus TransJ sangat spektakuler. Di Koridor 1 naik 32,57%, di Koridor 6 naik 27,1%, di Koridor 9 naik 30,55%. Jadi rata-rata kenaikannya 30%-lah," papar Andri.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.