Header Ads


Jelang Serangan di Las Vegas, Paddock Kirim 100.000 Dollar ke Filipina



Jakarta, Portal Berita Nasional -- Stephen Craig Paddock (64), pria yang menembak mati 59 orang dan melukai lebih dari 520 orang di Las Vegas, AS, telah mentransfer 100.00 dollar ke luar negeri, beberapa hari sebelum serangan itu.

Paddock mengirim uang sebesar 100.000 dollar atau lebih dari Rp 1,3 miliar itu ke Filipina pada “beberapa hari sebelum penembakan” tersebut, kata sumber di kalangan keamanan, seperti dilaporkan Las Vegas Sun menguti kantor berita AP, Rabu (4/10/2017).






Sementara kekasih Paddock, Marilou Danley (62), telah terbang dari Manila, Filipina, menuju Los Angeles, AS, Selasa (3/10/2017) malam.

Keterangan ini disampaikan juru bicara Dinas Imigrasi Filipina Maria Antoinette Mangrobang, seperti dikutip kantor berita AFP, Rabu (4/10/2017).

Selain melacak untuk siapa dan apa tujuannya uang itu dikirim Filipina, polisi juga mendapat laporan tentang lusinan kasus keuangan serupa selama beberapa minggu terakhir.

Tersangka pembantaian massal di Las Vegas telah menghabiskan lebih dari 10.000 dollar atau lebih dari 175 juta per hari untuk berjudi, kata pejabat yang minta namanya dirahasiakan.

"Penyelidikan ini tidak berakhir oleh kematian Paddock," kata Sheriff Las Vegas, Joseph Lombardo.

"Apakah orang ini teradikalisasi tanpa sepengetahuan kita? Kami ingin mengidentifikasi sumber tersebut."

Polisi juga menemukan kamera pengawas di kamar hotel tempat Paddock menginap dan melakukan penembakan brutal tersebut pada Minggu (1/10/2017) malam.

Selain kamera, penyidik menemukan sebuah komputer dan 23 senapan, dan 12 perangkat "bump stock", kata pihak berwenang.

Sembilan belas senjata lagi ditemukan di rumah Paddock di Mesquite, Nevada, dan tujuh pucuk lagi ditemukan di rumahnya di Reno. Total pesawat yang ditemukan ialah 49 pucuk senapan.

Otoritas keamanan yang menyelidiki tragedi di Mandalay Bay, Las Vegas itu mengungkapkan, pelaku Paddock telah menyiapkan serangkaian kamera pengintai.



Ia memasang kamera di dalam dan luar kamar hotel untuk memantau siapa saja yang akan mendekat ke posisinya, termasuk apakah akan ada polisi yang datang.

Barang bukti yang ditemukan di kamar Paddock di lantai 32 Mandalay Bay Resort and Casino menunjukkan, dia telah merencanakan serangan tersebut. (adm/jose)

Sumber → International 24 News

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.