Header Ads


Menhub Sebut Sopir Bus Maut di Tanjakan Emen Masih Baru

Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi tengah menjelaskan pentingnya keterlibatan pemuda sebagai agent of change dalam menyebarkan virus keselamatan berlalu lintas di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Sabtu (3/3/2018).


Majalahqqhoki.net, BANDUNG - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan, Mirudin, sopir yang dijadikan tersangka dalam kecelakaan yang terjadi pada bus pariwisata di Tanjakan Emen pada Sabtu (10/2/2018), merupakan sopir baru yang tidak taat berlalu lintas.

"Kemarin ada kecelakaan bus itu bagian dari ketidaktaatan terhadap safety. Saya dengar sopirnya baru, dan dipastikan jalan terlalu menanjak," ujar Budi dalam sambutannya pada acara "Be a Safety Hero" di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), Jalan Taman Sari, Kota Bandung, Sabtu (3/3/2018).

Untuk itu, pihaknya mengajak ribuan mahasiswa yang hadir di Auditorium Sabuga untuk menyebarluaskan virus keselamatan berlalu lintas kepada teman-temannya.

Agen Sakong Online

 Tak hanya itu, pihaknya juga mengajak para agent of change tersebut untuk memberikan kritik yang membangun terkait keselamatan berlalu lintas di media sosial. "Saya ingin kritik yang membangun itu disampaikan dengan baik agar mereka mendapatkan kualitas yang efektif," kata Budi.

Sebelumnya diberitakan, bus pariwisata bernomor polisi F 7959 AA mengalami kecelakaan di Jalan Raya Bandung-Subang, Kampung Cicenang, Ciater, Subang, Jawa Barat, atau Tanjakan Emen pada Sabtu (10/2/2018) sekitar pukul 17.00 WIB.

Akibatnya, sekitar 27 orang tewas dalam kecelakaan tersebut. Saat ini polisi sudah menetapkan Amirudin (32), sopir bus, dan SR, mekanik dari manajemen bus perusahaan otobus (PO) tersebut, sebagai tersangka.

Tak sampai situ, polisi juga mendalami keterlibatan pemilik PO bus itu terkait pengawasan terhadap para pekerjanya.

Sumber dari, KOMPAS.com

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.