Header Ads


Sindrom Mematikan Akibat Patah Hati! Kenali Broken Heart Syndrome!



Majalahqqhoki - Galau karena patah hati kerap ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di kalangan generasi millennial. Patah hati tidak hanya menyakiti perasaan saja lho tetapi juga berpengaruh pada kesehatan kamu.

Bahkan, Akibat dari patah hati ini memicu gangguan pada jantung yang bisa menyebabkan kematian. Gangguan pada jantung karena patah hati ini dinamakan dengan Broken Heart Syndrome. Berikut ulasan singkat tentang Broken Heart Syndrome.


1. Sindrom akibat patah hati ini menyerang jantung

Broken heart Syndrome atau sindrom patah hati ini menyerang salah satu organ vital di dalam tubuh, yaitu jantung. Riset dari para ahli telah membuktikan bahwa stres dapat membuat sekresi hormon katekolamin menjadi meningkat. Akibat sekresi hormon katekolamin yang meningkat ini dapat menyebabkan cedera pada otot jantung, khususnya pada bilik kiri jantung.

Struktur bilik jantung yang tidak normal akibat cedera ini akan membuat kerja jantung menjadi menurun untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Hal ini mengakibatkan timbulnya gejala seperti terkena serangan jantung, yaitu nyeri di dada dan sesak nafas.


2. Gejalanya hampir sama dengan penyakit jantung

Broken Heart Syndrome memiliki gejala yang hampir sama dengan sakit jantung, yaitu nyeri di dada dan sesak nafas yang datang secara mendadak. Meski memiliki gejala yang hampir sama dengan penderita sakit jantung, pada penderita 'Broken Heart Syndrome ' tidak ditemukan penyumbatan pada arterinya sehingga arterinya benar-benar bersih, berbeda dengan penderita sakit jantung yang memiliki penyumbatan pada arterinya.


3. Penyebabnya adalah stres emosional

Sindrom yang bisa memicu kematian ini disebabkan oleh stres emosional. Mengapa bisa? Karena hormon stres dapat menyebabkan pembuluh darah menjadi sempit. Selain itu, Frustasi, depresi dan emosi negatif lainnya membuat aliran darah tidak memadai dalam pembuluh darah yang mengisi jantung sehingga aliran darah ke otot jantung menjadi berkurang dan menyebabkan serangan jantung.


4. Bisa disembuhkan dengan penanganan medis dan psikologis

Meski tergolong sindrom yang cukup parah dan bisa menyebabkan kematian, Broken Heart Syndrome bisa disembuhkan secara total lho. Sindrom patah hati ini bisa disembuhkan jika kerusakan pada jantung tidak terlalu parah. Kamu bisa meminta bantuan medis untuk menyembuhkan gagal jantung yang kamu alami gara-gara patah hati ini.


Selain bantuan dari medis, kamu juga bisa meminta bantuan psikolog untuk menangani sindrom patah hati yang sedang kamu alami ini. Biasanya sindrom patah hati ini hanya bersifat sementara dan akan sembuh secara total setelah 1-4 minggu dengan catatan penyembuhannya dilakukan dengan penanganan yang benar.


5. Bisa menyebabkan kematian jika tidak segera ditangani

Meski 'Broken Heart Syndrome' bersifat sementara, tetapi juga bisa lho menyebabkan kematian. Gagal jantung yang dialami oleh penderita Broken Heart Syndrome akan menjadi sangat fatal jika penderitanya tidak segera meminta bantuan medis. Penanganan yang terlambat bisa memicu kematian pada penderita sindrom patah hati ini.

Itulah ulasan singkat tentang 'Broken Heart Syndrome ', lebih baik kamu segera move on dari segala sesuatu yang dapat membuatmu terpuruk dan sakit hati. Akan lebih baik jika kamu segera bangkit dari keterpurukanmu untuk menyambut hari yang baru dengan penuh semangat daripada terpuruk dalam kesedihan yang bisa menyebabkan kamu terkena sindrom yang mematikan ini.




Majalahqqhoki

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.